Afrika Selatan Usung EM Untuk Pertanian


Aug 12th, 2011 • Category: CSR

Propinsi Lesotho di Afrika selatan saat ini konsen menggunakan teknologi EM yang terbukti sangat ramah lingkungan. Teknologi EM dipergunakan di Propinsi Lesotho unutuk meningkatkan produktifitas terutama untuk para petani yang memiliki luas tanah sedikit.

Program pertanian ramah lingkungan ini dimulai dengan mentritmen kawasan pertanian di desa Sefikeng yang terkenal tandus. Dengan teknologi EM4 diharapkan pertanian dikawasan tersebut lebih subur. Tak hanya sekedar mentritmen tanah pertanian supaya subur, kepala produksi EMROSA yang memproduksi EM di afrika selatan , Mr. Noosi selikane juga melakukan sosialisasi kepada anggota parlemen (DPR) mengenai pentingnya pengelolaan managemen tanah sehingga tanah layak untuk menjadi lahan pertanian.

Sosialisasi yang dilakukan secara kontinyu oleh Noosi Selikane itu, ternyata cukup mendapat respon positif dari anggota parlemen. Sehingga anggota parlemen mulai mempergunakan EM untuk tanaman hias dipekarangan rumah serta, areal pertanian yang mereka miliki.

Walhasil, dengan keberhasilan program ini, membuat menteri pertanian Lesotho, mengintruksikan untuk mempergunakan EM karena terbukti teknologi ini memberikan penghijauan serta meningkatkan produksi pertanian tanpa menganggu kesuburan tanah seperti menggunakan pupuk kimia. Apalagi pupuk kimia sangat mahal dipasaran.

Tak sekedar intruksi, pemerintahan propinsi Lesotho juga mengumumkan bahwa menggunakan EM, merupakan kebijakan pemerintah. Dan keberhasilan penggunaan EM untuk pertanian juga mendapat respon, petani-petani diluar propinsi Lesotho yang juga berkeinginan mengadopsi pertanian organik dengan teknologi EM.

Keberhasilan penggunakan teknologi EM untuk pertanian seperti diutarakan petani cabai, dengan menggunaan EM peningkatan produktivitas mencapai 70 persen. Ini membuktikan penggunaan EM sangat efektif dalam bidang pertanian. Begitu juga dengan petanian sayuran lainnya seperti tomat, sawi dan dalam bidang perkebunan, dengan menyemprotkan EM pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik, hasilnya produksi meningkat.

Tak hanya untuk pertanian, dalam bidang peternakan, manfaat teknologi EM bisa dirasakan manfaatnya. Beberapa peternak ruminansia dan jenis unggas telah membuktikan keampuhan EM dalam menjaga dan melindungi ternak dari penyakit, mengurangi stress pada ternak, meningkatkan nafsu makan serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ternak.

Disamping teknologi EM sangat efektif dalam sanitasi sehingga mengurangi polusi pada kandang ternak dan lingkungan sekitar. (DOK.Apnan)