Aktivitas EM di Bhutan
Meskipun penggunaan EM sudah diperkenalkan pada masyarakat petani oleh Departemen Pertanian Sejak 1995. dan pada tahun 2005 penggunaan EM diperkenalkan pada program sekolah pertanian (SAP) oleh departemen pertanian dan pendidikan. Hingga saat ini oleh pemerintah kerajaan, program sekolah pertanian menjadi program yang penting bagi generasi mendatang, terutama pertanian organik dan alami yang merupakan aspek penting dari kehidupan banyak petani kerajaan.
Program sekolah pertanian (SAP) dalam kerajaan dimulai dengan 6 sekolah percontohan. Saat ini ada 1.600 sekolah yang tergabung dalam proyek ini dari jumlah 525 dalam kerajaan. Program ini telah terintegrasi dengan pertanian alami dengan tanaman, babi, unggas, ternak dan akuakultur. Dengan menggunakan teknologi EM. Teknologi EM telah memberi nilai positif dalam hal mendidik orang tua dan masyarakat oleh para siswa.
TUJUAN UTAMA PROGRAM INI ADALAH
Untuk menanamkan martabat tenaga kerja dikalangan generasi muda.
Untuk mentransfer teknologi pertanian kepada orang tua dan masyarakat
Untuk menamabah ruang kelas mengajar dengan cara praktek untuk pelajaran ilmu pengetahuan dan geografi.
Untuk mendorong kelompok-kelompok mandiri, untuk memproduksi sayur-sayuran sendiri untuk asrama dan menciptakan lapangan kerja di masa depan. Beberapa siswa akan menjadi petani berpendidikan di masa depan, yang akan menggunakan EM untuk berkebun.
Kami mengharapakan siswa menjadi instruktur-instruktur teknis EM melalui proyek ini.