EM4 Indonesia

Denpasar, Bali, Indonesia

Call: 0816574045

info@em4indonesia.com

Budidaya Nila di Air Payau Tetap Optimal dengan Dukungan EM4 Perikanan

Senin, 11 Mei 2026

210 x Dilihat

EM4 Indonesia

Penggunaan probiotik EM4 Perikanan pada usaha budidaya ikan nila di pesisir Pantai Banjarsari, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, terbukti memberikan manfaat nyata bagi para petambak setempat. Teknologi probiotik tersebut dinilai mampu menjaga kualitas air, meningkatkan kesehatan ikan, hingga mendukung hasil panen yang lebih optimal.

Yuli Hari Budiyanto (34), manajer pertambakan budidaya ikan nila di kawasan pesisir Pantai Banjarsari, mengaku telah menggunakan EM4 sejak awal proses budidaya.

“Dari masih bibit atau benih, kami sudah menggunakan EM4. Probiotik ini kami campurkan pada pakan ikan nila hingga usianya satu bulan,” ujar Yuli Hari saat berbincang dengan tim YouTube EM Indonesia Official di Jawa Tengah belum lama ini.

Setelah memasuki usia satu bulan, penggunaan EM4 dilanjutkan dengan mencampurkannya ke dalam air kolam. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas air sekaligus membantu meningkatkan nafsu makan ikan nila.

Berbeda dengan budidaya nila pada umumnya yang menggunakan air tawar, usaha yang dikelola Yuli Hari memanfaatkan air payau karena lokasi tambak berada di kawasan pesisir pantai. Kondisi tersebut memerlukan perlakuan khusus agar ikan tetap tumbuh sehat dan produktif.

“Oleh karena itu, ada perlakuan yang berbeda dibandingkan menggunakan air tawar. Penggunaan probiotik EM4 ini dicampurkan di air. Demikian pula untuk sirkulasi air berjalan 24 jam untuk mengurangi kotoran di tengah kolam ikan dan menjaga kualitas air pada situasi yang aman untuk ikan nila,” jelasnya.

Saat dikunjungi tim YouTube EM Indonesia Official, usia ikan nila yang dibudidayakan telah mencapai tiga bulan. Dalam periode tersebut, tambak sudah melakukan dua kali panen parsial.

Dari total penebaran sebanyak 20.000 ekor bibit ikan nila, hasil panen parsial yang diperoleh mencapai sekitar satu ton.

“Setelah menggunakan EM4, yang kami bisa lihat hasilnya adalah terjaganya kesehatan ikan, untuk pencernaan juga lebih bagus serta ikan nila tidak mudah terserang penyakit,” ungkap Hari, ayah tiga anak tersebut.

Ia juga berharap PT Songgolangit Persada sebagai produsen EM4 Perikanan dapat terus menjaga kualitas produknya karena sangat dibutuhkan oleh para pembudidaya ikan dan tambak.

“Terima kasih kepada EM4, sehingga saya sudah mendapatkan sesuai keinginan, baik itu dari sisi kesehatan dan perkembangan ikan, maupun dari sisi keuntungan dengan margin yang sudah sangat cukup,” katanya.

Secara umum, penggunaan EM4 Perikanan diketahui mampu membantu meningkatkan kualitas air, mengurai bahan organik, menekan pertumbuhan bakteri patogen, serta meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan ikan.

Selain itu, EM4 Perikanan juga dikenal ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alami dan aman bagi ekosistem perairan, sehingga tidak mencemari lingkungan tambak. Dengan penggunaan yang tepat, probiotik ini diyakini dapat meningkatkan produktivitas sekaligus keuntungan usaha budidaya perikanan.


Berita Terkini