Mengatasi Amonia Tinggi di Kolam Terpal dengan EM4
Senin, 25 Mei 2026
176 x Dilihat
Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Bundar di Srengseng Sawah Jakarta Selatan
Memelihara ikan di kolam terpal kini semakin diminati, namun tantangan utama yang sering muncul adalah kualitas air yang cepat menurun, memicu bau tak sedap, hingga risiko kematian ikan akibat penumpukan amonia. Untuk mengatasi masalah tersebut, EM4 Perikanan dan Tambak bisa menjadi solusinya!
Aplikasi EM4 pada kolam terpal tergolong sangat praktis. Pembudidaya cukup mencampurkan larutan EM4 dengan molase dan air, lalu mendiamkannya sejenak sebelum ditebar ke kolam. Hasilnya, kualitas air menjadi lebih stabil, tidak berbau, dan nafsu makan ikan meningkat. Lingkungan kolam terjaga, ikan lebih tahan terhadap stres dan penyakit, sehingga pertumbuhan bobot ikan lebih optimal.
Zakky Husein, perwakilan dari PT.Songgolangit Persada selaku produsen EM4 di Indonesia, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan budidaya di kolam terpal terletak pada keseimbangan mikrobia di dalam air. "Pemberian EM4 secara rutin sangat krusial untuk menekan mikroba patogen dan menjaga kadar oksigen terlarut. Tips dari kami, aplikasikan EM4 setiap satu minggu sekali setelah dilakukan penggantian air atau penyiponan dasar kolam. Ini akan menciptakan 'biosekuriti alami' yang membuat lingkungan kolam tetap nyaman bagi ikan hingga masa panen," jelas Zakky.
Dengan penerapan teknologi yang tepat, budidaya ikan di kolam terpal bukan lagi hal yang rumit. Selain meningkatkan efisiensi pakan karena penyerapan nutrisi yang lebih baik oleh ikan, penggunaan EM4 juga terbukti ramah lingkungan dan ekonomis. Kini, pembudidaya tidak perlu lagi pusing memikirkan masalah bau atau air keruh, karena kolam yang sehat adalah investasi utama menuju panen yang melimpah.
Berita Terkini
Terpopuler
Berita Terkait