Teknologi EM4 Dorong Pertanian Organik, Ubah Lahan Kritis Menjadi Produktif dan Subur
Jumat, 12 Juni 2026
256 x Dilihat
Teknologi EM4 dinilai mampu meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki kualitas pangan, dan mendukung pertanian organik berkelanjutan melalui pemanfaatan pupuk organik dan bokashi.
Pertanian organik berbasis teknologi Effective Microorganisms 4 (EM4) terus menunjukkan peran penting dalam memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia. Penggunaan teknologi kimia secara intensif selama lebih dari 50 tahun dinilai telah menyebabkan penurunan kualitas fisik dan biologi tanah, berkurangnya kandungan bahan organik, serta menurunnya kualitas hasil pangan.
Staf Ahli PT Songgolangit Persada (SLP), Ir. I Gusti Ketut Riksa, mengatakan bahwa tingkat produksi lahan pertanian sangat dipengaruhi oleh kandungan bahan organik di dalam tanah. Semakin tinggi kandungan bahan organik, semakin baik kualitas dan kuantitas hasil produksi pangan yang dihasilkan.
"Pengembangan pertanian organik berbasis teknologi Effective Microorganisms (EM) mampu mengubah lahan pertanian yang tandus, kritis, tidak subur, dan terserang penyakit menjadi lahan yang produktif dan menghasilkan komoditas pangan melimpah," ujarnya.
PT Songgolangit Persada yang didirikan oleh Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr merupakan agen tunggal yang memproduksi dan memasarkan EM4 Pertanian, EM4 Peternakan, EM4 Perikanan, dan EM4 Limbah di Indonesia berdasarkan lisensi dari Effective Microorganisms Research Organization (EMRO) Jepang.
Menurut Riksa, penerapan teknologi EM secara berkelanjutan membuat kondisi tanah semakin subur dari waktu ke waktu. Hal ini berbeda dengan penggunaan teknologi kimia yang berpotensi menyebabkan tanah menjadi keras, tipis, miskin unsur hara, dan mengalami penurunan produktivitas.
Teknologi EM dikenal mudah diterapkan, hemat biaya, ramah lingkungan, serta mendukung sistem pertanian berkelanjutan. Dominasi mikroorganisme menguntungkan dalam tanah membantu menciptakan struktur tanah yang gembur sehingga tanaman dapat tumbuh lebih sehat dan optimal.
Salah satu penerapan teknologi EM adalah dalam pembuatan Bokashi, yakni pupuk organik hasil fermentasi bahan organik menggunakan EM. Pada budidaya padi, penggunaan Bokashi terbukti mampu mendukung pertumbuhan tanaman lebih baik. Bahkan saat panen, daun bendera padi masih terlihat hijau, berbeda dengan tanaman yang hanya mengandalkan pupuk kimia.
Selain itu, EM juga dapat dimanfaatkan untuk mengolah limbah dapur, limbah pertanian, dan kotoran ternak menjadi pupuk organik berkualitas. Petani dapat memproduksi berbagai sarana pertanian secara mandiri, seperti pupuk organik, bio pestisida, bio fungisida, bio bakterisida, bio urine, pupuk pelengkap cair (PPC), hingga zat pengatur tumbuh dengan biaya yang relatif murah.
Pemanfaatan bahan organik secara berkelanjutan tidak hanya meningkatkan kesuburan tanah, tetapi juga memperkaya populasi mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman. Dampaknya, produktivitas pertanian meningkat, kualitas hasil panen lebih baik, serta memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Songgolangit Persada, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr, menegaskan bahwa pertanian organik tidak dapat dipisahkan dari penggunaan pupuk organik.
Baca juga:
EM4 Perikanan Terkenal Di Bengkulu
"Pertanian organik temannya adalah pupuk organik. Ibarat sambal dan cabai, sambal tanpa cabai bukanlah sambal. Demikian pula pertanian organik harus menggunakan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah," katanya.
Menurut pelopor pertanian organik Indonesia tersebut, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan turut mendorong pertumbuhan pasar produk organik. Komoditas seperti beras, jagung, kedelai, sayuran, kopi, kakao, vanili, rempah-rempah, hingga tanaman obat kini semakin diminati konsumen.
Penggunaan pupuk organik yang dilakukan secara konsisten mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan daya simpan air, memperdalam lapisan olah tanah, serta menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Lingkungan pertanian juga menjadi lebih sehat karena terhindar dari pencemaran air, tanah, dan udara.
Dengan penerapan pertanian organik berbasis EM4 dan Bokashi, petani tidak hanya memperoleh hasil panen yang lebih berkualitas, tetapi juga turut menjaga keberlanjutan lingkungan serta kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.
Berita Terkini
Terpopuler
Berita Terkait