Petani Tegal Panjang Garut Sukses Ekspor Jeruk dan Sedap Malam Berkat Bokashi Kohe Ayam EM4
Senin, 03 Agustus 2026
197 x Dilihat
Ano Petani Garut Buktikan Bokashi Kohe Ayam EM4 Hasilkan Jeruk dan Sedap Malam Kualitas Ekspor
Inovasi pupuk organik mengantar petani Kampung Tegal Panjang, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut menembus pasar ekspor. Ano (63), warga setempat, konsisten menggunakan pupuk bokashi dari kotoran hewan (kohe) ayam yang dibuat sendiri dengan tambahan Effective Microorganisms 4 (EM4) untuk budidaya jeruk dan bunga sedap malam.
Melalui fermentasi bokashi, tanah menjadi lebih subur, gembur dan kaya mikroba baik. Hasilnya, jeruk berbuah lebat dengan rasa lebih manis dan daya simpan lama, sementara bunga sedap malam tumbuh dengan tangkai panjang dan aroma lebih kuat. Kualitas tanaman yang baik inilah yang membuat panennya diminati hingga luar negeri.
Menurut Ano, EM4 adalah kunci keberhasilan. "EM4 itu kuncinya. Kohe ayam yang biasanya panas dan bau, setelah difermentasi pakai EM4 jadi matang, tidak berbau dan cepat diserap tanaman. Tanaman jadi sehat, tidak mudah sakit, hasil panen jadi kualitas ekspor," ujarnya.
Kini kebun milik Ano bukan hanya tumpuan ekonomi keluarga, tapi juga bukti bahwa kemandirian pupuk dari bahan lokal mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan mengharumkan nama Garut di pasar mancanegara.