Urine Kelinci Fermentasi EM4, Pupuk Hemat dan Ramah Lingkungan
Selasa, 04 Agustus 2026
173 x Dilihat
Urine kelinci fermentasi EM4 jadi pupuk organik cair penyubur tanaman
Dalam budidaya kelinci, tidak hanya daging dan bulunya yang bernilai ekonomis. Urine atau air seni kelinci ternyata bisa jadi pupuk organik cair (POC) yang sangat bagus untuk tanaman. Urine kelinci mengandung Nitrogen, Fosfor, dan Kalium yang tinggi. Unsur-unsur ini membantu menyuburkan tanah serta merangsang pertumbuhan daun, bunga, dan buah.
Proses pembuatannya tergolong mudah. Urine kelinci ditampung, Urine tersebut bisa langsung diaplikasikan, namun hasil akan lebih optimal jika difermentasi terlebih dahulu dengan Effective Microorganisms 4 (EM4) dan molase. Setelah difermentasi selama 7 - 14 hari, pupuk siap digunakan untuk tanaman.
Rizal (43), peternak kelinci di Tanah Merdeka, Jakarta Timur, sudah merasakan manfaatnya. “Sejak pakai POC urine kelinci yang difermentasi EM4, tanaman saya jauh lebih subur, daunnya hijau dan tidak mudah rontok. Biaya pupuk juga lebih hemat karena memanfaatkan limbah kandang sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Zakky Husein, perwakilan PT. Songgolangit Persada selaku produsen EM4, menjelaskan peran EM4 dalam proses tersebut. "EM4 mengandung bakteri fermentasi yang mengurai amonia pada urine kelinci sehingga tidak panas di tanaman. Selain itu, EM4 meningkatkan kandungan mikroba baik yang menyuburkan tanah dan menekan penyakit tanaman," jelas Zakky.
Dengan pemanfaatan ini, peternak tidak hanya mendapat penghasilan dari ternak, tetapi juga dari pupuk organik. Konsep zero waste ini menjadi solusi cerdas untuk pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi.
Baca juga:
POC Menggunakan EM4 pada Musim Kemarau untuk Meningkatkan Ketahanan Tanaman terhadap Kekeringan
Baca juga:
Ubah Limbah Ternak Jadi POC Berkualitas, Petani Garut Sukses Genjot Produktivitas Alpukat
Berita Terkini
Terpopuler
Berita Terkait