EM4 Toilet Efektif Tekan Bakteri Jahat di Sekitar Kloset
Kamis, 27 Agustus 2026
572 x Dilihat
EM4 Toilet Berhasil Tekan Bakteri Jahat di Sekitar Toilet, Solusi Alami Ramah Lingkungan
Menjaga kebersihan toilet bukan sekadar perkara menghilangkan bau tidak sedap, melainkan juga mengantisipasi ancaman bakteri patogen seperti E. coli yang berisiko memicu diare serta infeksi. Sebagai jawaban atas tantangan tersebut, inovasi EM4 Toilet hadir menawarkan solusi biologis untuk menekan pertumbuhan bakteri jahat baik di sekitar area kloset maupun di dalam septic tank.
Cairan ini diformulasikan dari kultur campuran lima kelompok mikroorganisme menguntungkan yang didominasi oleh bakteri asam laktat (Lactobacillus sp.), bakteri fotosintetik (Rhodopseudomonas sp.), Streptomyces sp., serta ragi (yeast). Kombinasi mikroba ini bekerja aktif dengan cara bersaing menekan bakteri patogen, menurunkan tingkat keasaman (pH), sekaligus menghambat pembentukan gas beracun secara alami.
Efektivitas pendekatan ini telah diperkuat oleh sejumlah temuan akademis. Riset dari repositori Universitas Tadulako (UNTAD) mencatat bahwa penggunaan biofilter dengan tambahan EM4 mampu mereduksi bakteri Escherichia coli hingga 64,17 persen pada limbah domestik. Sementara itu, studi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuktikan bahwa konsentrasi EM4 yang optimal secara anaerobik mampu menurunkan volume lumpur tinja hingga 71 persen, kadar BOD sebesar 91 persen, serta COD mencapai 94 persen.
Zakky Husein Perwakilan PT Songgolangit Persada selaku produsen EM4, mengatakan, EM4 Toilet ini lebih ramah lingkungan dibandingkan produk pembersih sintetis. "Prinsip EM4 itu simpel, kita perbanyak bakteri baik untuk menekan bakteri jahat. Bukan pakai kimia. Jadi septic tank terurai alami, bau hilang, toilet jadi sehat," ungkap Zakky.
Melalui pengaplikasian EM4 secara rutin, penguraian kotoran menjadi lebih optimal dan mencegah terjadinya penumpukan endapan. Dengan demikian, toilet keluarga dapat terjaga tetap bersih, bebas dari risiko penyumbatan, serta memenuhi standar kesehatan yang lebih higienis.
Berita Terkini
Terpopuler
Berita Terkait