EM4 Indonesia

Denpasar, Bali, Indonesia

Call: 0816574045

info@em4indonesia.com

Matching Fund Oleh Dosen dan Mahasiswa KKN Integrasi Abdimas Unri di Desa Langsat Permai Siak

Rabu, 30 September 2026

130 x Dilihat

EM4 Indonesia

Melalui program Matching Fund (MF), tim pelaksana yang berkerjasama dengan desa melalukan berbagai pengembangan, tidak hanya agrowisata namun juga agroeduwisata. Hal ini yang dilakukan oleh Dosen dan Mahasiswa KK Integrasi Abdimas Universitas Riau di Desa Langsat Permai, Siak, Riau.

Diketuai Prof Dr Ir Hapsoh, MS didampingi Dr Ir Wawan MP dan Isna Rahma Dini SPi MSi yang beranggotakan 10 Mahasiswa berbagai fakultas, diantaranya Fakultas Keperawatan, Fakultas Ilmu Kelautan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Teknik serta Fakultas Pertanian.

Dengan terbentuknya Agroeduwisata, diharapkan dapat meningkatkan nilai estetika dan keindahan alam serta menjadikan desa konservasi lingkungan yang menerapkan konsep pertanian berkelanjutan. "Menjadikan sarana rekreasi bagi masyarakat desa maupun luar desa khususnya masyarakat Kota Pekanbaru dan sekitarnya," ujar Prof Hapsoh.

Dan juga, sebagai sarana edukasi khususnya kegiatan pertanian terpadu sehingga meningkatkan kegiatan ilmiah dan ilmu pengetahuan, serta pada akhirnya tentu saja dapat meningkatkan pendapatan Desa Langsat Permai. Dalam hal ini, aktivitas pertama yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Integrasi Unri adalah aktivitas peternakan. Dimana akan dilakukan pemanfaatan limbah pertanian menjadi pakan alternatif untuk ternak yang dimiliki oleh petani.

Pakan alternatif ini berupa pakan fermentasi, yang dapat digunakan para peternak sebagai salah satu alternatif pangan untuk ternak sapi. Pakan fermentasi ini juga mudah dikelola oleh warga yang berprofesi sebagai petani, dikarenakan bahan-bahan yang diperlukan dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari terkhususnya di Desa Langsat Permai. "Bahan yang dibutuhkan terdiri dari jerami padi, bakteri EM4, dedak, molase berupa tetan air tebuh. Hasil dari fermentasi ini dapat dilihat pada minggu kedua," jelasnya.

Pada kegiatan ini, mahasiswa dan dosen bekerjasama dengan Sahudi dan Arif yang merupakan warga setempat. Upaya untuk meningkatkan Agroeduwisata Desa Langsat Permai, Dosen dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integrasi Unri juga melakukan kegiatan dalam aktivitas perikanan yaitu pembuatan keramba lele.

Pada kegiatan ini, mahasiswa memberikan tenaga yang besar agar keramba lele ini segera tereleasasikan. Dengan harapan dapat berfungsi sebagaimana yang diinginkan, yakni mendukung Agroeduwisata dan dapat meningkatkan mata pencarian warga Desa Langsat Permai kedepannya. "Kita sangat bersyukur, pembuatan keramba lele ini tidak mengalami kendala besar," tuturnya.

Ditambahkannya, untuk meningkatkan daya tarik wisata, kedepannya juga akan dibudidayakan tanaman hias dan tanaman refugia. Pada kegiatan ini, ditanam 250 tanaman berbagai jenis, diantaranya pucuk merah, asoka dan bougenville. Warga setempat sangat bersemangat dan sangat senang karena desa mereka ditanami tanaman yang dapat memperindah Desa Langsat Permai. Warga juga sangat berterimakasih kepada dosen dan mahasiswa kukerta Integrasi Unri. "Terimakasih sudah mengabdikan diri pada Desa Langsat Permai, Terimakasih telah melakukan upaya peningkatan daya tarik dari desa ini," ujar Ketua Karang Taruna, Suyadi.link:https://riauaktual.com/.../matching-fund-oleh-dosen-dan...


Berita Terkini