Aplikasi EM4 pada Tandon Sistem Machida untuk Mendukung Pertumbuhan Melon di P4S Omah Ijo
Jumat, 02 Oktober 2026
295 x Dilihat
Foto : Alikasi EM4 pada Tandon Sistem Machida untuk Mendukung Pertumbuhan Melon Berbuah Subur di P4S Omah Ijo
Pemilik sekaligus pendiri P4S Omah Ijo, Hendri Suratin, menjelaskan penggunaan EM4 dalam budidaya melon dengan Sistem Machida yang berlokasi di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Dalam praktiknya, EM4 dicampurkan ke dalam tandon sebagai bagian dari pengelolaan larutan yang digunakan untuk tanaman.
Dari tandon, larutan kemudian dialirkan melalui pipa menuju seluruh tanaman. Dengan begitu, larutan dapat menjangkau tanaman secara merata melalui jaringan pipa yang terhubung dengan wadah tanam.
Aliran yang bergerak membantu menjaga larutan tetap bersirkulasi di sekitar akar. Kondisi ini mendukung akar memperoleh air dan nutrisi secara berkelanjutan, sesuai pengaturan budidaya yang diterapkan.
Penggunaan EM4 (Effective Microorganisms 4) perlu disesuaikan dengan jenis produk, dosis pada label, dan kebutuhan tanaman. Larutan juga sebaiknya dipantau secara berkala agar kondisi tandon dan aliran tetap terjaga.
Menurut Hendri, pengelolaan larutan melalui tandon dan pipa membuat tanaman lebih nyaman selama masa pertumbuhan. Sirkulasi yang teratur membantu menjaga lingkungan perakaran agar tidak mudah mengalami kondisi yang menghambat penyerapan nutrisi.
Sistem ini juga memudahkan petani mengelola pemberian larutan untuk banyak tanaman sekaligus. Pemeriksaan tandon, pipa, dan titik aliran tetap penting agar tidak terjadi penyumbatan atau distribusi yang tidak merata.
Pemanfaatan EM4 melalui tandon dan pipa menjadi salah satu upaya P4S Omah Ijo dalam mendukung pertumbuhan melon. Menurut Hendri Suratin, tanaman terasa lebih nyaman, dengan tetap memperhatikan kualitas air, keseimbangan nutrisi, kebersihan instalasi, serta pengendalian hama dan penyakit.
Pilih Yang Sudah Pasti, EM4